Geert wildres sang sutradara film “Fitna” segera akan menggemparkan dunia, bukan hanya dunia persilatan akan tetapi dunia sei isinya. sebuah keputusan yang fantastis bagi kehancuran kedamaian dunia. dengan aqal yang sangat tidak sehat ayat-ayat suci Tuhan hendak diinjak. Penghinaan terhadap ayat suci Al`quran merupakan sebuah penghinaan terhadap seluruh agama-agama didunia. setelah peristiwa salman Rusdi yang dikecam hukum gantung di Iran, kini lahir lagi salman rusdi jilid 2 lewat tayangan mengupas ayat Al-quran yang dianggap memiliki muatan yang mampu menjadi inspirator gerakan terorisme di dunia.
Rencananya film tersebut akan diputar 28 maret 2008 telah mengundang kontroversi masyarakat dari belahan dunia manapun, bahkan ada yang menyampaikan keprihatinan yang sangat dalam jika saja film tersebut jadi ditayangkan. Stabilitas dunia akan terganggu bahkan mengundang kebencian dari seluruh umat islam khususnya.
PM Belanda Jan Peter Balkenende mengatakan, Kamis (13/3), dia mendapat dukungan solidaritas yang luas dari para pemimpin negara-negara anggota Uni Eropa (UE) bila penyiaran film anti-Quran berjudul “Fitna” buatan seorang anggota parlemen Belanda menimbulkan reaksi kekerasan. Kalangan agamawan di Indonesia telah membuat pernyataan agar film itu tidak diputar.Sebagaimana diketahui, anggota parlemen Belanda itu, yang juga pemimpin Partai Merdeka, Geert Wilders, telah mengatakan dia akan memutar filmnya itu pada bulan ini. Belanda dan para pemimpin Eropa lainnya khawatir film ini bakal memicu kekerasan di negara-negara berpenduduk muslim, serupa seperti ketika kasus kartun Nabi Muhamad disiarkan berbagai media di Denmark.
Balkenende mengatakan negara-negara UE mendukung pandangan Belanda yang tidak bisa membungkam film itu karena konstitusi menjamin hak kebebasan berekspresi.“Saya katakan bahwa meski saya tidak setuju dengan visinya, namun tetap tidak bisa dibenarkan berbuat kekerasan,” kata Balkenende, dengan menambahkan “ada kesepakatan luas untuk bertindak bersama” bila pecah aksi kekerasan.
Pada perkembangan lain, Komunitas Umat Beragama Indonesia di Jakarta, Kamis, menolak rencana pemutaran film “Fitna” yang mendiskreditkan ajaran Islam oleh anggota Parlemen Belanda Geert Wilders.
Penolakan tersebut dituangkan dalam pernyataan bersama yang ditandatangani Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, Ketua Umum PP Muhamma-diyah Din Syamsudin, Ketua KWI Mgr MD Situmorang, dan Ketua Umum PGI Pdt AA Yewangoe.
Pernyataan tersebut ditujukan kepada Perdana Menteri Kerajaan Belanda Jan Peter Balkenende dengan tembusan pada Presiden RI, Menlu RI, serta Duta Besar Kerajaan Belanda di Jakarta. Sang sutradara musti telaah dulu keseluruhan isi dalam Al-quran dengan nalar sebelum mengambil keputusan yang sangat melukai umat islam.


Recent Comments